Naik Taksi Gratis Jika Argometer Tidak Diaktifkan

Otoritas Angkutan Umum (PTA) Arab Saudi mengharuskan kepada seluruh pengemudi taksi untuk mengaktifkan argometer setiap kali mereka mengangkut penumpang. Pengemudi taksi yang tidak mengaktifkannya diharuskan menggratiskan penumpangnya, sebagaimana penjelasan PTA yang dikuti saudigazette.

Aturan ini berlaku untuk taksi umum, taksi keluarga dan taksi bandara, sebagaimana peraturannya yang telah diperbarui oleh PTA dalam mengatur taksi dan kendaraan yang menggunakan aplikasi.

PTA juga mewajibkan sopir taksi untuk menempatkan peringatan di depan penumpang dengan tulisan: “Jika meter taksi tidak dioperasikan, maka perjalanan itu dianggap gratis.” Selanjutnya, pengelolah taksi akan didenda sebesar SR 3.000 setiap kali mereka tidak mengaktifkan meteran taksi sejak awal perjalanan.

Saat ini PTA memberikan peluang izin kepada perusahaan yang ingin mendapatkan lisensi sebagai “taksi keluarga” dengan memiliki minimum lima mobil saja, dengan syarat mobil baru dan belum pernah terdaftar sebagai kendaraan umum di Arab Saudi atau di luar negeri. Taksi keluarga dikhususkan untuk mengangkut penumpang wanita dan disopiri perempuan Saudi.

PTA menargetkan bahwa jumlah taksi umum di kota Riyadh, Mekah dan Jeddah minimal terdapat 250 armada, dan setidaknya 100 taksi umum di Madinah dan Dammam.

Sementara itu, jumlah minimum taksi umum di seluruh daerah dan provinsi akan ditentukan sesuai dengan keputusan presiden PTA.

PTA telah melarang pemegang lisensi “taksi bandara” untuk mengangkut penumpang dari kota ke bandara, atau mengangkut penumpang di dalam kota dan pedesaan. Taksi bandara hanya dibatasi penggunaannya sebagai transportasi dari bandara ke kota dan pedesaan.

PTA juga mengizinkan setiap orang untuk menggunakan mobil mereka sendiri sebagai taksi bandara jika mereka mau, dengan syarat mendapatkan persetujuan dari administrasi bandara dan lisensi dari otoritas terkait. SG

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.