Al-Maliki: Media Syiah Houtsi Membuat Sandiwara

Kolonel Turki Al-Maliki, Juru Bicara Pasukan Koalisi di Yaman, memastikan bahwa video yang tersebar dari milisi pemberontak Syiah Houtsi di Yaman adalah sandiwara yang menyesatkan.

Bantahan tersebut disampaikan Al-Maliki dalam Konperensi Pers Komando Pasukan Gabungan yang diadakan Senin (30/9), menjawab pertanyaan tentang video yang dirilis milisi Houtsi baru-baru ini tentang penargetan dan penahanan pasukan Saudi.

Pihaknya tidak berminat merespon sandiwara Houtsi tentang kondisi pasukan “Kattaf” tersebut, menurutnya itu merupakan propaganda yang menyesatkan opini publik yang biasa dilakukan Houtsi baik di dalam maupun luar Yaman.

Dirinya juga menyayangkan beberapa kantor berita yang menjadikannya sebagai rujukan berita.

Lebih lanjut Al-Maliki mengatakan bahwa koalisi tidak memiliki sesuatu untuk disembunyikan, sambil memastikan apa yang media Houtsi rilis hanyalah sebuah permainan.

Dalam kesempatan tersebut Al-Maliki menyampaikan bahwa sejauh ini, justru pihak Houtsi yang mengalami kekalahan besar. Dia menjelaskan bahwa Houtsi yang didukung Iran telah menelan kerugian sebanyak 421 alustita dan 881 milisi tewas selama pertempuran melawan pasukan koalisi.

Al-Maliki juga mengingatkan bahwa Houtsi selama ini tidak mematuhi Perjanjian Stockholm dan terus mengancam perdamaian internasional.

Dia menambahkan, “Milisi Houtsi terus menggunakan Hudaidah untuk meluncurkan rudal balistik,” sekaligus menuding bahwa milisi Houtsi menggunakan area perumahan sebagai landasan peluncurannya.

Selain itu, milisi Houtsi menyerang Saudi dengan menembakkan rudal balistik dari Amran, Sanaa dan Saada.

Sampai saat ini Pasukan Koalisi meningkatkan kewaspadaannya sepanjang 24 jam, menjaga dari ancaman drone dan perahu di perairan wilayah Hudaidah. [Arbn, Mwtn]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.