Faisholiyah; Calon Ibu Kota Baru Makkah dengan Bandara Khusus Jemaah Haji dan Umrah

Gubernur Wilayah Makkah al-Mukarramah, Pangeran Khalid al-Faishal, hari Senin (8/7) mengumumkan dimulainya pembangunan bandara baru di Makkah al-Mukarramah yang dikhususkan untuk jemaah haji dan umrah.

Pembangunan bandara tersebut akan terintegrasi dalam proyek kota baru Faisholiyah, yang meliputi infrasruktur pemerintahan yang mengadopsi teknologi modern, sebagai persiapan untuk mengubah Mekah menjadi kota pintar.

Sebagai awal dimulainya proyek tersebut, Pangeran Khalid dan Menteri Keuangan Arab Saudi menandatangani perjanjian terkait lokasi dan investasi tanah milik negara dan batas-batas proyek Al-Faisholiah.

Keduanya membentuk kemitraan integral yang berkontribusi untuk mencapai tujuan strategis dari kedua pihak dalam proyek tersebut.

Pada kesempatan yang bersamaan, Pangeran Khalid juga menyaksikan penandatanganan Perjanjian Proyek Energi Matahari Al Faisholiah, antara Otoritas Pengembangan Mekah dan Perusahaan Listrik Saudi.

Proyek tersebut akan membangun 340.000 gedung dan perumahan sebagai langkah antisipasi peningkatan populasi di Makkah dan peziarah.

Proyek Al-Faisholiyah merupakan perluasan kota Mekah yang dimulai dari batas resmi ibukota suci dan berakhir di pantai barat wilayah Mekah.

Al-Faisholiyah akan menjadi ibu kota administratif baru Mekah. Kota ini akan dibangun lengkap dengan sarana transportasi modern, area perumahan, pusat akademik dan teknologi, yang akan dilaksanakan dalam tujuh fase pembangunan dan menargetkan 10 juta pengunjung setiap tahunnya.[]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.