Dewan Syura Arab Saudi Merekomendasikan Pelarangan Game PUBG

Negara Arab Teluk mengikuti jejak parlemen di negara lain di dunia, yang menyatakan keprihatinan atas game online dengan konten kekerasan dan fitur adiktif yang populer di kalangan anak muda dan dewasa.

Saudi Independen, melaporkan pada hari Ahad (7/7) bahwa Dewan Syura Arab Saudi telah merekomendasikan larangan game PUBG, sebagaimana dikatakan Mohammad Al-Qahtani, seorang anggota dewan, setelah mengutip banyak keluhan tentang permainan itu.

Sampai berita ini diturunkan, Dewan Syura dan Komisi Umum untuk Media dan Audiovisual Arab Saudi belum memberikan komentar yang rinci terkait rekomendasi tersebut.

Di negara Arab lainnya, seperti Yordania, Komisi Regulasi Telekomunikasi Yordania (TRC) telah memblokir situs PUBG dan mengingatkan bahwa game tersebut “memiliki efek negatif pada penggunanya.”

TRC mengatakan dalam sebuah pernyataan pekan lalu bahwa PUGB telah terbukti “mempromosikan kekerasan, isolasi dan egoisme.”

PUBG menjadi sangat populer di Yordania, sampai pihak berwenang harus mengeluarkan peringatan pada bulan Desember kepada pegawai negeri untuk tidak memainkannya.

PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG), yang diciptakan oleh perusahaan Korea Selatan Bluehole, telah menjadi fenomena global, diunduh lebih dari 360 juta kali sejak dirilis pada akhir 2017.

Game tersebut sering dihubungkan dengan buku blockbuster dan film seri “The Hunger Games.” Dalam game PUBG, karakter diadu satu sama lain dalam pertarungan virtual sampai mati, dan telah menjadi salah satu mobile game paling kontroversial di dunia. ARBN

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.