Syaikh dan Raja Saudi

Suatu ketika Raja Saudi Khalid bin Abdul Aziz bersama Putra Mahkota Fahad berkesempatan untuk mengunjungi Syaikh Utsaimin di rumahnya yang sederhana dalam rangka menjalin silaturrahim. Dan sejarah mencatat percakapan diantara keduanya yang sangat fenomenal.

Melihat rumah Syaikh Utsaimin yang sangat sederhana, sang Raja ingin menghadiahkannya rumah baru dan menawarkan untuk membangun baginya sebuah istana.

Namun sang Syaikh menjawab,”Saya menghargai tawaran itu, semoga Allah membalas Anda! Tapi saya sudah membangun rumah di Shalihiyyah (salah satu wilayah di kotanya).”

Sang Raja bersikeras untuk memberikan bantuan untuknya. Kemudian Syaikh mengatakan,”Jika Anda memang benar ingin membantu, silakan bangun sebuah asrama untuk para siswa saya agar bisa tinggal di sana, karena kalau mereka tinggal di masjid akan terasa sulit bagi mereka.”

Saat itu, Raja berpaling ke rombongan ulama yang ikut bersamanya dan berkomentar,”Kalian lihat ini? Ini adalah apa yang kita sebut sebagai seorang guru yang sesungguhnya! yang berarti bahwa orang-orang yang mencari ketenaran dan uang dengan jalan agama adalah tidak benar.”

Setelah Raja meninggalkan sang Syaikh, murid-muridnya bertanya, “Syaikh, kami tidak tahu Anda sedang membangun rumah di Shalihiyyah?.”

Syaikh menjawab,”Apakah kamu tahu komplek kuburan di wilayah Shalihiyyah?”

Mereka mengatakan,”Ya.”

Syaikh melanjutkan,”Jadi saya sedang membangun rumah untuk akhirat saya di sana.”

Masya Allah, Semoga Allah memberkati Syaikh Utsaimin Rahimahullah dan menaikkan derajatnya.

Sumber: Buku Ad-Dur Ath-Thamin Fi Tarjamti Faqihil Ummah Al-Allamah Ibn Utsaimin, halaman 218.

Dikutip dari Abu Nafisah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.