Ka’bah Diserang Bom Bunuh Diri, Benarkah?

Beberapa hari terakhir ini media sosial diramaikan viral video yang menampakkan bercak warna merah darah di atas lantai, di depan Rukun Hajar Aswad, Ka’bah, Masjidil Haram Makkah.

Ramai netizen menulis judul cuplikan video tersebut sebagai bom bunuh diri untuk menyerang Ka’bah. Tetapi, tidak satupun yang menuliskan waktu kejadian, detail peristiwa dan sumber resmi yang dirujuk atas berita tersebut.

Salah satu media online Indonesia juga mencoba menelusuri kebenaran informasi yang tersebar melalui broadcast tersebut.

Menurut penelusuran media tersebut, video itu merupakan insiden yang menimpa seorang jemaah asal Afrika berusia sekitar 50 tahun. Ia tergincir dan jatuh sehingga menderita luka-luka pada kakinya.

Kejadian itupun bukan baru-baru ini, tetapi ada disebutkan pada tahun 2017.

Sebagian netizen bahkan ada yang berkomentar: “Katanya ini acting untuk a movie menceritakan perstiwa 1979: Juhaiman When They Take Control the Kabah.”

Sementara seorang warga Indonesia yang sehari-hari bekerja di salah satu hotel bintang lima yang sangat dekat dengan Masjdil Haram, memastikan: “Makkah tidak ada apa-apa. Beberapa hari ini alhamdulillah hujan di Makkah. Masuk 10 malam terakhir MasyaaAllah Makkah semakin padat.”

“Itu video lama, saat haji ada jamaah yang sakit dan muntah darah,” tambahnya.

Sebuah akun youtube, Islam Wiki membuktikan bahwa potongan video tersebut pernah diunggah pada 5 Oktober 2017. Fakta ini semakin menguatkan bahwa peristiwa tersebut terjadi bukan baru-baru ini. jll

2 Comments

  1. Ya benar adalah tidak ada bom bunuh diri….sebab saat itu saya berada di sana …saya Lihat darah berceceran sampai ke tangga pintu keluar…hal tersebut terjadi pada awal Oktober 2017 saat musim Haji

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.