Pengangguran Digaji, Bagaimana Rasanya di Arab Saudi?

Ketika di Indonesia sedang ramai wacana pengangguran akan digaji oleh pemerintah, ternyata di beberapa negara kebijakan tersebut sudah dijalankan.

Beberapa kalangan menilai tunjangan untuk pengangguran hanya cocok diberikan untuk negara maju dengan jumlah penduduk sedikit.

Lantas bagaimana prakteknya di Arab Saudi? Ternyata di Arab Saudi, pemerintahnya juga menggaji wargaya yang pengangguran dan sedang mencari pekerjaan.

Ingin tahu syarat-syaratnya? Berikut kriteria pengangguran yang berhak digaji pemerintah Arab Saudi:

  • Warga Arab Saudi pengangguran yang belum mendapatkan pekerjaan
  • Terdaftar di sistem pemerintahan sebagai pencari kerja (muwarid al-basyariah/ maktab amal)
  • Bersedia ditempatkan atau disalurkan oleh pemerintah di mana saja berdasarkan tingkatan pendidikan, pengalaman atau kemampuan
  • Fasilitas gaji akan diberikan sejak terdaftar di sistem pemerintah selama satu tahun
  • Selama proses penempatan, perusahaan akan dibantu pemerintah senilai besaran angka yang diberikan sebelumnya, menjadi subsidi gaji bagi perusahaan atau instansi yang menerima warga pribumi tersebut selama 1 tahun.
  • Setelah 1 tahun penuh, menjadi tanggungan perusahaan tempat dia bekerja (tanpa subsidi lagi)
  • Jika selama satu tahun pengangguran yang terdaftar belum juga mendapatkan pekerjaan, maka tidak akan berhak mendapatkan gaji gratis dari pemerintah
  • Perpindahan tempat kerja wajib lapor dan melakukan rilis resmi dari perusahaan sebelumya
  • Standar gaji telah di tentukan sesuai dengan ketentuan Upaha Minimum Regional (UMR) dan paten berdasarkan posisi pegawai

Dengan cara di atas, pemerintah Arab Saudi memiliki angka pengganguran warganya yang terkontrol. Di saat yang sama, perusahaan diuntungkan karena selama setahun karena tidak perlu menggaji penuh pegawainya.

Bagi perusahaan yang menerima penempatan karyawan baru, mendapat kesempatan untuk mendapatkan pegawai yang benar-benar loyal dan bekerja dengan baik. Sekaligus dengan sistem ini, memberi kemudahan kepada pencari kerja dan kesempatan kerja jadi lebih terbuka.

Meskipun demikian, jumlah pengangguran warga Arab Saudi tampaknya terus berkurang setelah diterapkan saudisisasi di pelbagai sektor ekonomi secara masif. Dari mulai penjaga toko pakaian, jual beli alat telekomunikasi dan elektronik hingga akan merambah ke bidang kesehatan dan pendidikan.

BACA: SAUDISASI DI PELBAGAI SEKTOR EKONOMI

Hisab Mawathin
Selain memberikan gaji bagi pengangguran, pemerintah Arab Saudi juga meluncurkan program “Hisab Mawathin,” yaitu subsidi pemerintah kepada setiap rakyatnya untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Besar subsidi yang dibagikan kepada warga Saudi berdasarkan besar gaji bulanan, status sosial dan jumlah anggota keluarga. Untuk mendapatkannya, pengajuan dilakukan secara online. Uang yang diterima dari program ini juga disalurkan melalui rekening bank masing-masing warga.

Tertarik menjadi pengangguran atau warga yang disubsidi setiap bulannya oleh pemerintah?

*) Ditulis ulang dari FB Faruk Ramzi dengan perubahan penambahan seperlunya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.