Tips Antri di Restoran di Arab Saudi

Beberapa tahun silam ada seorang dosen asal Indonesia yang bertugas mengajar di Wilayah Timur Arab Saudi menulis nyinyiran tentang perilaku penduduk Arab, khususnya Saudi yang kebarat-baratan. Dia mengambil indikator menjamurnya industri restoran makanan cepat saji ala Amrik (Pizza, McD, dlsb).

Tetapi faktanya, sang dosen yang menulis kala itu baru seumur jagung bermukim di Saudi, restoran di pelbagai wilayah Saudi, lebih ramai dipadati konsumen yang menyajikan hidangan khas (sya’ab) lokal Arab daripada menu Eropa atau Amerika.

Banyak contohnya, sebut saja di antaranya restoran Romansiyah, Abu Hilal, ‘Amo Hamzah, atau restoran yang didesain cepat saji semacam Al-Baik, M6noo5, Kudu, dan lain sebagainya.

Karena banyak diminati, tidak jarang restoran-restoran lokal tersebut terlihat antri bermeter-meter panjangnya. Apalagi penyedia ayam goreng khas Al-Baik, sudah sangat terkenal hingga para jemaah umrah dan haji.

Sementara restoran franchise merek internasional, belum pernah tampak kosumennya antri mengular. Beberapa restoran yang menyajikan hidangan khas negara ekspatriat, juga lebih digemari.

Akun FB Lapak Saudia memberikan tips bagaimana membeli makanan yang antrinya panjang karena restorannya terkenal “miah miah” nikmatnya di Saudi;

  1. Tunggu buka tepat setelah bubar shalat berjemaah di masjid, karena biasanya semua toko dan restoran tutup saat shalat 5 waktu dan buka lagi seketika jemaah bubar dari masjid.
  2. Jika bisa bawa istri atau anak perempuan, karena jika emak-emak yangg beli, antrinya diprioritaskan dan dibedakan alias diberi jalur khusus super cepat daripada konsumen laki-laki yang harus antri sesuai nomor urut.
  3. Datang ke restoran setelah menelpon salah satu pegawainya yang dikenal, atau punya “wasthoh” pekerja restoran. Karena begtu tiba di restoran, menu pesanannya bisa langsung “jahiz” (tersedia).

Ada juga di Madinah, beberapa mahasiswa Universitas Islam Madinah siap membantu membelikan dan mengantarkan pesanan ayam goreng Al-Baik ke jemaah umrah yang sedang berziarah ke kota nabi tersebut. Anda hanya diminta menambahi ongkos kirim yang tidak besar untuk diantarkan ke penginapan atau lokasi yang disepakati.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.