Dubes Arab Saudi Untuk Indonesia Menjawab Hoax Larangan Haji Bagi Rakyat Palestina

Duta Besar Arab Saudi, Usamah Muhammad Abdullah Al-Shuaib, melakukan kunjungan ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/11/2018).

Kunjungan tersebut selain untuk bersilaturahim, juga membahas kerja sama dalam bidang kebudayaan dan keagaamaan, dan menjelaskan beberapa isu yang berkembang akhir-akhir di media massa.

Dalam pembukaannya, Usamah mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut biasa rutin dilakukan silih berganti, kadang di Kedubes Arab Saudi atau dia yang membalas kunjungan ke kantor PP Muhammadiyah, untuk silaturahim, bertukar informasi dan pikiran.

Selanjutnya Usamah menyatakan bahwa hubungan Saudi dan Indonesia terjadi harmonisisasi di berbagai bidang, hubungan kerja sama yang baik, dan Saudi senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama, terutama dengan Muhammadiyah.

Bahkan, Usamah mengakui bahwa hubungan Saudi dengan Indonesia pada akhir-akhir ini semakin meningkat, terakhir adalah kunjungan Menlu Saudi ke Indonesia, pada Oktober lalu. “Hubungan kedua negara terus berkembang baik melebihi hubungan dengan negara-negara lain di dunia,” bangga Usamah.

Usamah kemudian menjelaskan beberapa masalah yang dibicarakan dengan pimpinan Muhammadiyah, di antaranya rumor yang beredar akhir-akhir ini, yaitu larangan pemerintah Saudi terhadap rakyat Palestina untuk menunaikan ibadah haji.

Usamah memastikan bahwa rumor tersebut tidaklah benar, tidak berdasarkan sumber yang dapat diverifikasi kebenarannya.

“Berita hoax tersebut mengatakan bahwa Saudi melarang 1 juta rakyat Palestina untuk melakukan ibadah haji di Makkah. Maka dalam kesempatan ini, saya mengapresiasi kepada Muhammadiyah yang telah memberikan kesempatan untuk menjelaskan informasi yang sebenarnya,” jelas Usamah.

“Berita tersebut tidak benar, tetapi bersumber dari Israel dan Inggris,” imbuhnya.

“Dan telah saya sampaikan, bahwa Indonesia merupakan penduduk muslim terbesar di dunia, dari 220 juta penduduknya mendapatkan hanya kuota haji sebesar 220 ribu orang saja. Maka bagaimana bisa masuk akal pelarangan untuk 1 juta rakyat Palestina sementara penduduknya saat ini 7 juta saja?” Pancing Usamah membantah berita hoax yang beredar.

“Kita tahu jumlah penduduk Palestina adalah 7 juta orang, berdasarkan pembagian kuota untuk seluruh negara di dunia, maka kuota haji Palestina adalah sebesar 7 ribu saja,” kata Usamah.

“Pembagian kuota haji diatur sedemikian rupa, agar tidak menzalimi negara manapun, yaitu 1 berbanding 1000 dari jumlah penduduk muslim di setiap negara. Dari 7 ribu jemaah haji Palestina, 1000 di antaranya menunaikan ibadah haji atas biaya Raja Salman bin Abdul Aziz.” Tambahnya.

“Isu Palestina adalah isu kita semua, yang menjadi perhatian seluruh umat Islam, termasuk Indonesia, karena kiblat pertama bagi umat Islam. Palestina adalah bangsa yang terzalimi di muka bumi, tidak akan pernah ditinggal sendirian tanpa dukungan dari kita semua, sebagaimana pemerintah Arab Saudi selalu memberikan bantuan finansial untuk kepentingan bangsa Palestina.”

“Oleh karena itu, kami sampakan ke PP Muhammadiyah apa yang perlu dijelaskan atas berita-berita hoax yang beredar di media Indonesia. Sebagaimana media di Indonesia merupakan media yang bebas, tetapi tetap harus memastikan kebenaran berita yang dipublikasikannya,” harap Dubes Usamah.

“Dan kami tidak rela jika tersebar rumor yang menyebabkan kegelisahan di tengah umat Islam.” Tambahnya.

Sambutan Dubes Usamah lebih lanjut membahas tentang penambahan kuota beasiswa bagi pelajar Muhammadiyah untuk belajar di Arab Saudi.

Selain itu, pembicaraan terkait kerja sama perdagangan dan investasi. Isu Habib Riziq Shihab yang masih tinggal di Arab Saudi dan eksekusi mati warga Indonesia di Saudi, Tuti Tursilawati, juga sempat dibahas.

Lebih lengkapnya, dapat disaksikan dalam video di bawah ini.

HOT!!!Penjelasan Dubes Arab Saudi terkait 3 hal :1. Perihal Habieb Rizieq di Arab Saudi,2. Jama'ah haji dari Palestina,3. Hukuman mati Alm.Tuti Tursilawati.

Gepostet von TVMuhammadiyah am Montag, 12. November 2018

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.