Penasehat Erdogan: Ada Pihak Ketiga Dalam Penculikan Kashoggi

Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan pada Selasa (9/10) bahwa Arab Saudi telah mengundang para ahli dan pejabat terkait Turki untuk mengunjungi konsulatnya di Istanbul.

“Pihak berwenang Saudi mengatakan mereka terbuka untuk kerja sama dan pencarian dapat dilakukan di gedung konsulat,” kata juru bicara kementerian Hami Aksoy dalam sebuah pernyataan.

Aksoy mengatakan bahwa penyelidikan terus berjalan secara intensif, sebagaimana Konvensi Wina memungkinkan konsulat untuk digeledah oleh otoritas negara tuan rumah dengan persetujuan dari duta besarnya.

Khashoggi, sebagaimana diberitakan sebelumnya dinyatakan menghilang sesaat setelah mengunjungi konsulat Arab Saudi di Istanbul untuk mengurus berkas dokumen pernikahannya.

“Gedung konsulat akan digeledah dalam rangka penyelidikan,” kata Aksoy dalam pernyataan tertulis.

Sementara itu, Penasehat dari Partai Keadilan dan Pembangunan Turki (AKP), Yassin Aktay mengatakan bahwa Ankara tidak menuduh Arab Saudi terkait hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi.

Dalam sebuah wawancara dengan Russia Today, penasehat Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Turki tidak menuduh Arab Saudi dalam penghilangan Khashoggi, sambil mengisyaratkan bahwa ada kemungkinan konspirasi untuk membuat terbelahnya hubungan antara Arab Saudi dan Turki.

Dia juga mengisyaratkan kemungkinan bahwa Khashoggi diculik oleh pihak ketiga, atau mungkin oleh anggota yang dia katakn sebagai “deep state.”

Dia membantah laporan berita sebelumnya yang mengatakan bahwa dirinya menyatakan Khashoggi tewas di dalam konsulat.

“Apa yang dilaporkan Reuters tentang pembunuhannya bukanlah pernyataan resmi,” lanjutnya.

Dia juga menekankan bahwa hubungan Turki-Saudi memiliki akar sejarah, serta berharap bahwa keduanya tidak akan terpengaruh oleh masalah ini.

Erdogan telah mengatakan pada hari Ahad (5/10), bahwa pihak berwenang masih mengharapkan hasil yang positif dalam mengungkap hilangnya Khashoggi.

Dalam sebuah pidato di hadapan anggota Partai Keadilan dan Pembangunan, Erdogan juga menyatakan bahwa dirinya terus ikut memantau kasus Khashoggi.

Di Arab Saudi, keluarga Khashoggi menegaskan bahwa mereka berkoordinasi dengan pemerintah Saudi untuk mempelajari perkembangan terbaru dalam kasus ini.

Penasihat hukum Khashoggi, Motasem Khashoggi, mengatakan kepada Al Arabiya English, bahwa pihak keluarga berkoordinasi dengan pemerintah Saudi dalam mengungkap kasus tersebut.

Dia menambahkan: “Kami percaya pemerintah atas tindakan yang akan diambil, serta semua upaya yang dilakukan dalam kasus Jamal Khashoggi.” alrb,sg

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*