Musim Umrah Tahun Ini Dimajukan Satu Bulan Lebih Awal

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mulai mengambil langkah praktis guna menimplementasikan Visi Saudi 2030, yang menargetkan kunjungan 30 juta jemaah umrah dari seluruh dunia.

Bersama dengan itu, pemerintah Arab Saudi mengumumkan bahwa musim umroh untuk 2018-2019 telah dimajukan menjadi bulan Muharram (September), sebulan lebih awal dari tahun sebelumnya, Safar (Oktober).

Pada tahun-tahun sebelumnya, kaum muslimin dari seluruh dunia mulai melaksanakan umrah ke Makkah dan berziarah ke kota Madinah al-Munawwarah dimulai bulan kedua tahun baru hijriyah atau di bulan Safar.

Kementerian terkait di Arab Saudi juga memastikan akan bekerja dengan Kementerian Luar Negeri melalui misi diplomatik dan konsuler di luar negeri, untuk mulai menerbitkan visa umrah bagi kaum muslimin yang hendak menjalankannyan mulai bulan Muharram 1440 H.

Menurut catatan Kementerian Umrah dan Haji Arab Saudi, lebih dari tujuh juta jemaah menunaikan ibadah umrah pada musim lalu.

Wakil Menteri Abdul Fattah Mashshat mengatakan bahwa sebanyak 15 juta jemaah diharapkan dapat menunaikan umrah hingga tahun 2022. Jumlah tersebut diharapkan dapat bertambah menjadi sekitar 30 juta hingga tahun 2030.

“Saat ini, sekitar 1,8 juta jemaah haji telah datang dari luar. Kami menargetkan untuk meningkatkan jumlah ini menjadi lima juta pada 2030,” katanya terkait jumlah jemaah haji pada musim tahun ini yang baru usai.

Mashshat juga mengatakan bahwa kedatangan para jemaah haji tahun ini yang tiba melalui udara, darat, dan laut telah dibuat prosedur sangat mudah dengan pemrosesan paspor yang memakan waktu hanya beberapa menit.

“Pada musim haji yang baru berlalu, kami memperkenalkan program ‘Makkah Road,’ di mana para jemaah, terutama dari Malaysia dan Indonesia, dapat memproses paspor mereka di negara asal mereka,” katanya. Dengan cara baru ini, jemaah tidak perlu menunggu proses imigrasi lebih lama saat tiba di Arab Saudi. SG

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*