Tidak Sekedar Mencegah yang Munkar, Tetapi Juga Menyeru Kebaikan

Arab Saudi, sebagaimana negara-negara yang mayoritas warganya kaum muslimin, memiliki kelebihan dalam perhatian terhadap ajaran Islam. Seperti di Indonesia, masjid banyak tersebar, setiap penduduknya yang muslim diberi kebebasan menjalankan syari’at Islam, dan seterusnya.

Hanya saja yang membedakan dari negara lain, di antaranya, Arab Saudi memiliki sebuah lembaga yang khusus menangani permasalahan akhlak dan agama di masyarakatnya. Lembaga ini disebut sebagai Haiyah al-Amr bil Ma’ruf wa Nahyu anil Munkar. Orang banyak yang menyebutnya sebagai polisi agama.

Fungsinya, tidak hanya mencegah kemungkaran, sebagaimana umumnya penegak hukum di banyak negara, tetapi juga menyeru untuk kebaikan.

Salah satu tugas lembaga tersebut adalah menyeru masyarakat untuk menegakkan shalat di awal waktu dan berjama’ah di masjid. Seruan itu dilakukan meskipun semua orang sedang sibuk melakukan aktivitas sehari-hari, seperti berjualan di toko, pasar dan pekerjaan lainnya, yang harus ditinggalkan sejenak.

Para polisi agama ini terdiri dari masyayikh (para syaikh) yang ahli dalam ilmu agama Islam, biasa dipanggil muthawwa‘. Meskipun, keberadaannya mulai dikikis dan otoritasnya diserahkan kepada polisi yang menindak kejahatan secara umum, lembaga ini masih disegani oleh masyarakat Saudi.

Berikut video yang merekam salah satu tugas polisi agama di Arab Saudi, dengan menggunakan sirine dan pengeras suara di atas mobil, saat menjelang adzan di jalanan dan pasar salah satu kota Arab Saudi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*