Arab Saudi: Tidak Benar Warga Suriah Dilarang Berhaji Sebagaimana Berita yang Tersebar

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi saat ini telah menyelesaikan semua pengaturan untuk kedatangan sekitar 18.000 jemaah haji asal Suriah. Kedatangan rombongan dari Suriah tersebut akan didampingi 850 anggota staf medis dan administrasi Kantor Urusan Haji Suriah.

Pengaturan untuk jemaah haji asal Suriah tersebut meliputi pelayanan dan kebutuhan selama di Makkah al-Mukarramah, Madinah al-Munawwarah dan masy’aril haram, selama musim haji 1439 tahun ini.

Usainya persiapan ini menunjukkan keseriusan Arab Saudi sebagai tuan rumah jemaah haji yang datang dari seluruh dunia, sekaligus bantahan atas berita yang tersebar atas larangan jemaah haji dari Suriah menunaikan ibadah rukun Islam yang ke-5.

Setiap tahun, Kerajaan Arab Saudi menerima jutaan tamu di Baitullah dari jemaah haji dan peziarah dari berbagai bangsa, sekte, ras, dan dari semua negara. Jutaan kaum muslimin yang berhaji dari semua lapisan masyarakat, semua diberikan pelayanan dan fasilitas yang memungkinkan mereka sehingga dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman, mudah dan aman.

Lebih dari 80 negara yang akan mengirimkan jemaah hajinya pada musim tahun ini, telah melakukan kesepakatan dengan perwakilan Kantor Urusan Haji dari negara masing-masing di Arab Saudi untuk mengatur kedatangan hampir dua juta jemaah haji.

Termasuk di antaranya Qatar, sejak berkonflik dengan negara-negara Teluk Arab, warganya tetap tidak dilarang untuk berhaji maupun umrah, tidak sebagaimana rumor berita yang beredar selama ini. alarabiya

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*