Banyak Kebaikan yang Dilakukan oleh Arab Saudi, Tetapi Kenapa Jarang Diberitakan?

Pertanyaan di atas dilontarkan oleh Sekjen Asosiasi Radio-Televisi Islam Indonesia (ARTVISI), Ust. Diding Sobarudin kepada Duta Besar Arab Saudi, Osama Al Shuibi, saat acara Buka Puasa Bersama dengan para wartawan, sore hari Selasa (22/5).

Osama menjawab, “Selama ini memang banyak hal yang dilakukan Saudi, khususnya terkait dengan amal khairiyah, tapi tidak di blow up di media.” Hal ini dilakukan untuk menghindari sifat riya atau ingin dipuji oleh orang.

“Untuk amal kebaikan atau ibadah, kita tidak mengumumkan di media. Tapi kalau bisnis, baru kita umumkan ke publik,” kata Al Shuibi.

Tahun ini, lanjutnya, kedutaan Saudi di Jakarta telah membagi 100 ton kurma untuk kaum muslimin Indonesia. “Dibagikan kepada ormas Islam, pesantren, dan lembaga pemerintah. Pembagian kurma ini bahkan sampai ke Papua,” terang beliau.

Ormas Islam yang mendapat kirim kurma itu diantaranya NU, Muhammadiyah, Al Irsyad, dan lain-lain.

Dubes Saudi (mengenakan syimagh warna merah) sedang mendengar pertanyaan Sekjen Artvisi (baju batik, peci putih)

Acara Buka Puasa Bersama di kediaman Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia tersebut, dihadiri oleh puluhan wartawan.

Sebelum berbuka, Dubes mempersilahkan kepada wartawan yang hadir untuk bercerita dan bertanya tentang puasa dan budaya yang ada di Indonesia dan Saudi.

Ada wartawan yang bercerita, bahwa di Indonesia, biasanya orang suka makan gorengan dan kolak. Dan ada tradisi imsak, yaitu menahan makan dan minum, 10 menit sebelum adzan subuh.

Osama mengomentari beberapa cerita wartawan. Dia mengatakan, anak-anak Saudi sejak kecil terbiasa diajarkan untuk berpuasa. Usia 7 tahun biasanya sudah banyak yang puasa sehari.

“Untuk imsak, di Saudi tidak ada istilah tersebut. Karena berdasarkan hadits nabi, akhir sahur itu sampai terdengar adzan subuh,” kata Osama.

Hidangan yang disuguhkan pada acara buka bersama adalah makanan ala Saudi, seperti nasi mandhi, kambing guling, sambosa, sayuran, jus buah, dan lain-lain.

Sumber berita: Budi Marta Saudin 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*