Raja Salman Memerintahkan Melindungi “Whistle-Blower”

Pelayan Dua Masjid Suci, Raja Salman bin Abdul Aziz, memerintahkan untuk melakukan perlindungan yang memadai bagi setiap warga dan pegawai yang melaporkan praktik korupsi di lingkungan kerjanya. Raja Salman ingin memastikan bahwa “whistle-blower” tersebut merasa aman dari setiap gangguan dan ancaman, setelah pengaduan mereka.

Kepala Komisi Antikorupsi Nasional Arab Saudi, Dr. Khalid Al Muhaisen, menanggapai bahwa “masalah ini menjadi perhatian serius dari Pelayan Dua Masjid Suci dan Putra Mahkotanya untuk memerangi korupsi, sekaligus melindungi kepentingan warga, yang melaporkan kasus-kasus korupsi, dan memastikan bahwa mereka tidak dirugikan dengan penyampaian laporan mereka.”

Muhaisen menegaskan bahwa kepemimpinan Saudi tetap komitmen dalam memberantas korupsi dalam segala bentuknya dan tidak akan mentoleransi para koruptor. Ini termasuk memberikan perlindungan yang diperlukan bagi “whistle-blower” dalam menjaga hak-hak mereka sejalan dengan Visi Saudi 2030, untuk transparansi, integritas dan perjuangan melawan korupsi, yang menjadi prioritas utamanya.

Aplikasi Melaporkan Tindak Kejahatan dan Pelanggaran Lalu Lintas

Sementar itu, sejak beberap waktu lalu, Direktorat Keamanan Umum telah sebuah aplikasi “كلنا أمن” (Kolonna Amn, Kita Semua Keamanan) di smartphone untuk melaporkan secara langsung tindak kejahatan dan pelanggaran di jalan raya.

Aplikasi ini dapat diunduh di App Store untuk perangkat iOS dan google play untuk perangkat Android.

Baik ekspatriat maupun warga Saudi, dapat melaporkan langsung ke pihak yang berwajib terkait kecelakaan dan pelanggaran di jalan raya dan kejahatan kriminal.

Melalui aplikasi ini, laporan dapat dibuat melalui rekaman video, foto atau rekaman suara. Pelapor juga dapat menyampaikan pesan atas apa yang disaksikannya. SG

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.