Hampir Setengah Juta Eskpatriat Meninggalkan Arab Saudi dalam 3 Bulan Terakhir

Sebanyak 466 ribu pekerja asing telah meninggalkan Arab Saudi selama kuartal terakhir tahun 2017, sebagaimana laporan Otoritas Umum untuk Statistik (GaStat).

Sementara itu, 100 ribu dari pria dan wanita Saudi mulai masuk pasar tenaga kerja pada periode yang sama.

Dalam buletin pasar tenaga kerja GaStat, disebutkan bahwa 3,16 juta warga Saudi telah bekerja di sektor pemerintahan dan swasta pada akhir tahun 2017. Sementara itu, jumlah pekerja asing turun dari 10,88 juta pada 2016 menjadi 10,42 juta pada akhir tahun 2017.

Buletin tersebut mengatakan bahwa sekitar 53,3% pencari kerja laki-laki dan wanita di Saudi merupakan lulusan universitas.

Secara keseluruhan, jumlah tenaga kerja warga Saudi sebanyak 13,58 juta orang, terdiri dari 11,52 juta pria atau mewakili sekitar 84,8% dan 2,06 juta wanita yang mewakili 15,2%.

Buletin itu juga menyebutkan bahwa sebanyak 10.41 juta ekspatriat mewakili sekitar 76,7% dari seluruh jumlah tenaga kerja di Arab Saudi. Sementara sisanya 3,16 juta warga Saudi tercatat sebagai tenaga kerja atau sebanyak 23,3%.

Menurut GaStat, ada 9,94 juta tenaga kerja warga Saudi dan ekspatriat yang terdaftar di Organisasi Umum untuk Asuransi Sosial (GOSI) atau 73,2% dari seluruh jumlah orang yang bekerja.

Buletin itu juga mencatat tingkat pengangguran warga Saudi selama kuartal keempat tahun lalu sebesar 12,8%, rasio yang sama pada kuartal ketiga tahun ini.

Dikatakan mayoritas orang Saudi yang bekerja di kelompok usia 30 sampai 34 tahun yang mewakili sekitar 17,8%, sementara 19,6% wanita yang bekerja berusia antara 35-39 tahun.

Menurut survei, dari 8,81 juta (64,9%) tenaga kerja tinggal di Riyadh, Mekah dan Provinsi Timur, di antaranya sekitar 27,5% merupaka warga Saudi.

Survei yang sama menyatakan bahwa angka pengangguran sebanyak 1,09 juta warga Saudi, terdiri dari 175.000 pria (16,1%) dan 911.000 wanita (83,9%). sgzt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*