KJRI Melepas Purna Siswa Sekolah Indonesia Mekkah

Mekkah (28/04) – Konjen RI Jeddah yang diwakili oleh Pelaksana Fungsi Pensosbud 1 Muhammad Sukarno menghadiri acara pelepasan siswa yang diadakan di Sekolah Indonesia Mekkah pada Sabtu pagi.

Dalam acara tersebut sebanyak 84 siswa dari jenjang SD hingga SMU diwisuda setelah menyelesaikan studinya di Sekolah Indonesia Mekkah (SIM). Acara yang dipimpin oleh Kepala Sekolah Ir. Sinsin Rosidin tersebut turut dihadiri oleh Ir. Ahmad Fuad yang merupakan salah satu pendiri SIM pada tahun 2000.

Dalam sambutannya, Muhammad Sukarno menyampaikan selamat dari Konjen RI kepada seluruh siswa yang telah lulus dan juga kepada Kepala Sekolah dan guru serta orang tua murid yang telah berhasil mengantarkan siswa ke jenjang pendidikan berikutnya. Harapan Konjen agar para siswa tidak berhenti hanya sampai tingkat SMU tetapi dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

KJRI sebagai perwakilan negara di Saudi telah melakukan kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi negeri di tanah air agar siswa-siswa Indonesia di Saudi mendapatkan akses masuk secara langsung. Di antaranya sebanyak enam siswa dari Sekolah Indonesia Jeddah dan Sekolah Indonesia Mekkah telah berhasil diterima di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui jalur SNMPTN tahun ini.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah juga menyampaikan bahwa mulai tahun ini sekolah telah memperoleh izin operasional secara resmi sepanjang sejarah pendirian sekolah. Izin ini merupakan capaian luar biasa untuk sekolah luar negeri di wilayah Mekkah karena izin yang diberikan meliputi jenjang SD hingga SMU.

Dengan adanya izin tersebut, SIM lebih leluasa dalam menyelenggarakan kegiatan belajar-mengajar di lingkungan sekolahnya walaupun tetap harus sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.

Acara pelepasan purna siswa kelas akhir ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diadakan SIM. Diantara lulusan SMU tersebut terdapat satu lulusan yang bernama Faisol Muzai yang telah diterima di program studi manajemen Universitas Negeri Yogyakarta melalui program kerjasama KJRI. Selanjutnya pihak sekolah bersama KJRI akan terus memantau siswa yang akan mengikuti SMBPTN untuk dapat diterima di PTN di Indonesia.

Acara ini juga merupakan ungkapan rasa syukur atas keberhasilan sekolah dan siswa-siswinya dalam mencapai prestasi mereka. Kelas akhir tahun ini merupakan penyumbang medali emas terbanyak (delapan medali emas) dalam kegiatan FLOKS (Festival Olimpiade dan Kreasi Siswa) SILN se-Arab Saudi di Riyadh.

Sumber: Kemlu

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*