59 Tersangka Teror Dari 7 Warga Negara Ditangkap Dalam 24 Hari

Sebanyak 59 tersangka teror dari tujuh warga negara ditangkap selama 24 hari terakhir, menurut laporan Presidensi Keamanan Negara Arab Saudi.

Seluruh tersangka tersebut terdiri dari 33 warga Saudi, 13 orang Turki, tujuh warga Yaman, dua Mesir, dua warga Afghanistan, satu Kenya dan satu Nigeria.

Untuk pertama kalinya pada tahun ini, seorang warga dari Sri Lanka ditangkap pada 7 Maret lalu dan seorang warga Kenya ditangkap pada 1 April 2018.

Sementara tersangka teroris dari negara Barat di antaranya seorang warga negara Prancis, dua orang Kanada, tiga warga Rusia, dan lima orang Amerika.

Secara keseluruhan, warga negara Yaman sebanyak 320 tersangka, berada di urutan teratas diikuti oleh Suriah 206 orang dan Pakistan 79 tersangka.

Menurut data Nafethah, sebuah website milik Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, saat ini terdapat 71 tersangka teror dari Mesir, 23 dari Sudan, 22 dari Palestina, 19 dari Yordania, 10 dari India dan 16 dari Chad.

Sementara yang lain tercatat 12 tersangka teror dari Bahrain, 7 dari Afghanistan, 4 dari Ethiopia, dan masing-masing satu tersangka dari Libya, Djibouti dan Kenya.

Situs web Nafethah mengatakan 14 tersangka teror Turki ditangkap tahun ini sehingga menambah jumlah mereka menjadi 17 orang, sementara tersangka teror berwarga negara Iran menjadi 9 orang.

Situs web tersebut mengatakan sembilan tersangka teror diklasifikasikan sebagai warga negara yang tidak diketahui.

Sementara tiga dari mereka saat ini dalam masa penyelidikan di Penuntut Umum (PU) Arab Saudi.

Dua dari mereka akan segera diserahkan ke PU dan empat lainnya masih ditahan di penjara intelijen.

Tercatat sebanyak 5.305 tersangka telah ditahan, menurut daftar yang diperbarui di website Nafethah. SG

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*