Anak-anak Eskpatriat Segera Mengucapkan “Selamat Tinggal Arab Saudi” Setelah Ujian Akhir Semester

Sejumlah besar keluarga ekspatriat sedang mempersiapkan untuk meninggalkan Arab Saudi dalam beberapa minggu mendatang setelah akhir ujian akhir anak-anak mereka.

Ujian akhir semester di banyak sekolah umum pada bulan Maret, sementara di sekolah swasta pada Mei-Juni.

Bagi kebanyakan anak-anak, yang telah lahir dan dibesarkan di Kerajaan Arab Saudi, untuk mengucapkan selamat tinggal kepada negara yang mereka anggap rumah mereka merupakan hal yang tidak mudah.

Hal ini menguras secara psikologis dan emosional bagi anak-anak, yang sering didapati di antara mereka trauma setelah meninggalkan Arab Saudi.

“Hampir separuh teman kelas saya mengatakan bahwa mereka akan pergi setelah ujian,” kata Areeba Ahmed, seorang siswa kelas 3 India di sebuah sekolah lokal.

Pengenaan biaya tanggungan (dependent fee) adalah alasan utama bagi sebagian besar keluarga untuk meninggalkan Kerajaan Arab Saudi untuk selamanya.

Sekolah swasta dan umum di Arab Saudi akan menjadi saksi eksodus siswa setelah ujian ini.

“Di beberapa kelas, lebih dari separuh murid telah memberitahukan bahwa mereka akan meninggalkan Saudi,” kata seorang pejabat sekolah terkemuka di Jeddah.

Beberapa sekolah bertanya kepada orang tua tentang jumlah anak yang akan melanjutkan sekolah dan berapa banyak yang akan pergi.

“Kami diminta untuk memastikan kuantitas siswa sebagai persiapan logistik,” kata seorang sumber di sekolah terkemuka lain yang menyewa mahal untuk gedung sekolah.

Penurunan pendaftaran dan peningkatan biaya operasional berdampak pada keberadaan banyak sekolah swasta.

Beberapa sekolah menuntut jumlah pembayaran sekaligus, bukan biaya bulanan, sementara yang lain menawarkan insentif untuk mencegah anak-anak berhenti dari sekolah.

Penerapan aturan baru bangunan dan biaya sewa yang meningkat merupakan faktor lain yang telah mempengaruhi banyak sekolah swasta.

“Saya telah menghabiskan waktu yang menyenangkan bersama keluarga di Arab Saudi. Sekarang saatnya untuk mengirim mereka kembali, karena saya tidak dapat menanggung biaya tanggungan, ”kata Mohammed Nazeer, seorang India yang berasal dari Hyderabad di Telangana. SG

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*