Agen Rekrutmen Pekerja Rumah Tangga Asing Dapat Membuka Kantor di Arab Saudi

Investor asing menyambut baik keputusan Otoritas Investasi Umum Arab Saudi (SAGIA) dan Kementerian Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial yang mengizinkan mereka membuka kantor agen perekrutan pekerja rumah tangga di Arab Saudi.

Menurut laporan Saudi Gazzete, keputusan ini mulai berlaku pada hari Jumat (16/3) ini.

Kemenaker Arab Saudi mengatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing di sektor rekrutmen, menawarkan pilihan lebih luas kepada klien, serta mendapatkan keuntungan dengan mengembangkan sektor ini dari pengalaman internasional yang dapat meningkatkan pelayanan.

Meskipun demikian, Kemenaker Saudi mensyaratkan agen rekrutmen asing yang ingin membuka kantornya di Saudi, harus memiliki pengalaman minimal tiga tahun di bidang rekrutmen, terutama pekerja rumah tangga dan memiliki sebuah website.

SAGIA juga telah mempermudah proses perizinannya, Saat ini lisensi investasi bisa dikeluarkan dalam waktu kurang dari empat jam, yang sebelumnya bisa memakan waktu selama 53 jam.

Sebelumnya, delapan dokumen diminta untuk mendapatkan izin investasi, tapi sekarang hanya dibutuhkan dua dokumen. Kedua dokumen ini adalah laporan keuangan dan sertifikat izin usaha yang dilegalisir oleh kedutaan besar Saudi di negara perusahaan yang mengurus izin investasi berada.

Di sisi lain, Kementerian Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial telah mengambil sejumlah langkah untuk melindungi hak-hak pekerja rumah tangga. Di antaranya sejak Desember lalu, telah dikeluarkan peraturan bagi setiap majikan harus menerbitkan “kartu gaji” bagi pekerja domestik, seperti pembantu rumah tangga, sopir atau tukang kebun.

Pihak Kemenaker Saudi memberikan tenggat waktu selama enam bulan kepada seluruh majikan untuk menerbitkan “kartu gaji” tersebut bagi pekerja di bawah sponsor mereka. Peraturan ini dimaksudkan untuk melindungi upah dan memastikan bahwa para pekerja mendapatkan gaji tepat waktu.

Keluhan Warga Saudi Menengah dan Bawah

Tidak sedikit masyarakat kelompok menengah dan bawah Saudi mengeluhkan pengunaan jasa pembantu rumah tangga (PRT) yang tidak terjangkau oleh mereka karena biaya rekrutmen yang tinggi dan prosedur mengeluarkan visa yang sulit.

Saat ini, untuk mendapatkan jasa PRT di Arab Saudi, dikenakan biaya mulai dari SR 14 ribu hingga SR 20 ribu, meskipun Kemenaker menetapkan biaya perekrutan sebesar SR 10 ribu.

Setiap pemohon yang mengajukan visa untuk merekrut seorang PRT diharuskan memiliki saldo di rekening bank sebesar SR 35 ribu. Jika ingin menambah PRT kedua maka harus memiliki gaji bulanan sebesar SR 6 ribu atau memiliki tabungan di bank sebesar SR 60 ribu.

Bagi yang ingin memeperkerjakan PRT ketiga, disyaratkan memiliki gaji bulanan sebesar SR 9 ribu atau saldo bank sebesar SR 90 ribu. Adapun untuk mengantongi visa untuk PRT yang keempat, gaji bulanan calon majikan harus sebesar SR 22 ribu atau memiliki uang tabungan di bank sebesar SR 180 ribu. SG

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.