Berani Melanggar Tradisi di Arab Saudi, Ditangkap Polisi

Media sosial di Arab Saudi kembali diramaikan dengan potongan video rekaman dua laki-laki dan wanita berjoget di tempat umum di kota Abha. Selang beberapa hari kemudian, Cornesh Jeddah dihebohkan viral video yang menampilkan dua pengantin berjalan menyusuri lokasi rekreasi keluarga tersebut.

Yang menjadi heboh, tentunya kedua penampilan tersebut merupakan hal baru bahkan dianggap meyalahi tradisi dan budaya setempat.

Dua pasangan laki-laki dan perempuan yang melakukan gerakan joget dengan musik di jalan al-Fann Abha tgersebut, akhirnya diketahui sebagai saudara, kakak dan adiknya. Penampilan mereka mematik debat netizen yang ramai di dunia maya.

Seperti biasa, komentator ada yang tidak mempermasalahkan alias mendukung aksi tersebut, tetapi lebih banyak yang mengecamnya. Sampai akhirnya, keluar taujih (arahan) dari Amir ‘Asiir, yang memerintahkan untuk menangkap keduanya karena telah melanggar budaya dan tradisi di Arab Saudi.

Sementara dua pengantin yang tampil di Cornesh Jeddah, melakukan atraksi berjalan kaki dengan gaunnya. Pengantin wanitanya, tidak mengenakan penutup aurat (jilbab).

Aksi tersebut lantas menuai kontroversi, lagi-lagi, ada saja yang mendukungnya dan mengatasnamakan sebuah kebebasan berekspresi, tidak perlu dipermasalahkan. Tetapi, sebagian lainnya menanggap perbuatan tersebut tidak lebih meniru-niru budaya luar yang tidak sesuai dengan tradisi Arab Saudi.

Tidak diketahui niat kedua mempelai tersebut, yang menurut informasi di medsos bukan warga asli Saudi, tetapi warga asing yang berpakaian khas Saudi (pengantin pria dengan tsaub).

Akhirnya, pemerintahan Wilayah Makkah pun memerintahkan penangkapan atas keduanya, karena melanggar kepatutan di tempat umum dan menyalahi tradisi dan budaya di Arab Saudi.

Video penganten di Cornesh Jeddah, di sini

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.