Gerhana Bulan: Sebagian di Arab Saudi, Total di Amerika dan Rusia

Rabu sore (31/1) ini, gerhana bulan sebagian akan terjadi di langit Arab Saudi untuk pertama kalinya di awal tahun 2018. Gerhana ini bersamaan dengan penampakan bulan yang lebih besar (supermoon) dari biasanya, sekaligus tepat berakhirnya badar (bulan purnama) di pertengahan bulan Jumadal Ula.

“Dalam tahun 2018 ini, langit di Kerajaan Arab Saudi akan mengalami gerhana yang kedua kalinya pada 28 Juli nanti, tapi ini adalah gerhana total di semua wilayah Saudi,” kata Mulhim bin Mohammed Hindiy, seorang peneliti astronomi di Universitas King Abdulaziz, sebagaimana yang dikutip Kantor Berita Arab Saudi (SPA).

Gerhana Bulan dan Gelapnya Bumi

“Gerhana bulan yang akan terjadi di Arab Saudi sore hari ini, dimulai dengan keluarnya bulan yang menutupi bumi,” lanjut Hindiy. “Akan tampak di langit Wilayah Timur Arab Saudi mulai jam 5:22 sore, dengan tingkat pengamatan 76 persen. Di utara, 36%, Qassim 34%, Hail 22%, Najran 14%, Abha 4%, Jazan 2% dan Al Baha 1%.” jelasnya.

Tahapan Gerhana Bulan

Peneliti mengatakan bahwa fase gerhana bulan berakhir, setelah bulan berangsur bergerak membuka langit bumi pada pukul 6:11 sore hari ini, dimulai dari Mekah, Madinah dan Tabuk, yang penduduk di kota-kota tersebut tidak akan melihat terjadinya gerhana. Sementara bayangan bulan yang menutupi langit bumi dapat dilihat oleh seluruh masyarakat di Arab Saudi secara parsial sampai berakhir pukul 07.08 malam, waktu Arab Saudi.

Gerhana Total di di Alaska dan Timur Asia

Penduduk Alaska, Rusia, Asia Timur dan Australia akan dapat menyaksikan gerhana bulan total dengan tahapannya mulai hari Rabu tanggal 31 Januari, sejak pukul 2:48 sore dan gerhana total pada pukul 3:51 sore waktu Arab Saudi.

Sumber: almowaten

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*