“Kartu Gaji” dari Bank Untuk Pekerja Domestik

Wakil pemerintahan negara yang mengirimkan tenaga kerjanya ke Arab Saudi, menyambut baik peluncuran kartu bank prabayar yang wajib dimiliki oleh pekerja domestik, seperti pembantu rumah tangga, sopir atau tukang kebun.

Sebagaiamana peraturan yang telah dikeluarkan beberapa waktu lalu oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial, setiap sponsor wajib menerbitkan kartu ATM bagi setiap pekerjanya.

Salah satu fungsi dari kartu tersebut sebagai alat membayar gaji bulanan pekerja. Para pekerja dapat menarik uang gajiannya dengan segera setelah ditransfer.

Pemerintah Saudi memberikan batas waktu 6 bulan sejak dikeluarkan peraturan ini, agar semua pembayaran gaji oleh sponsor harus melalui transfer ke rekening pekerjanya. Beberapa bank terkemuka, tengah menyiapkan kartu ATM tersebut dengan nama “Kartu Gaji.”

Menyambut keputusan tersebut, Ibrahim Almugaiteeb, Presiden Masyarakat Pertama Hak Asasi Manusia di Arab Saudi, mengatakan kepada Arab News bahwa langkah ini sangat baik yang dapat menjamin hak-hak para pekerja.

Indika Thilakaratne, Konselor Tenaga Kerja di Kedutaan Srilanka, mengatakan kepada Arab News, bahwa cara pembayaran gaji seperti ini akan menghilangkan beberapa masalah yang biasa terjadi antara sponsor dan pekerja. “Ini juga akan memastikan bahwa para pekerja dibayar dengan gaji mereka tepat waktu dan teratur,” tambahnya.

Penasihat Tenaga Kerja Bangladesh, Mohammed Sarwar Alam juga menjelaskan bahwa ini merupakan kabar baik bagi 150 ribu pembantu rumah tangga Bangladesh yang bekerja di Arab Saudi, karena mereka tidak perlu menagih gaji langsung ke pihak yang mempekerjakannya. Sebaliknya, peraturan ini mempermudah uang hasil kerjanya disimpan di rekening mereka. arbn

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*