New Hoax: Kereta Api Israel-Saudi

Hari-hari ini beredar kabar tentang kerjasama Israel-Saudi membangun kereta api. Berita ini dengan cepat tersebar melakui kompas dan detik dengan judul bombastis: “Israel dan Arab Saudi Kerjasama Bangun Jalur Kereta Api”. Begitu pula situs berita yang sering jadi rujukan/bacaan aktivis harokah seperti Middle East Monitor (MEMO). Semuanya kompak menyebut bahwa sumbernya dari koran bernama Yedioth Ahronoth.

Terdapat beberapa hal yang bisa dikritisi dari berita-berita seperti itu antara lain:

Sumber informasi

Semuanya kompak menyebut “Situs berita Israel yang berbasis di London, Inggris, Yedioth Ahronoth,…” MEMO menyebut “reporting the Israeli newspaper Yedioth Ahronoth, the London-based website…” Benarkah? Ternyata Yedioth Ahronoth berbasis di Tel Aviv dan merupakan koran terbesar di Israel.

Spin Terhadap Judul

Judul berita di MEMO memang sudah di-framing, meski malu-malu: “Israel plans for railway connecting it with Saudi Arabia.” Namun Kompas dan detik.com membuat spin yang lebih parah: “Israel dan Arab Saudi Kerjasama Bangun Jalur Kereta Api,” dengan embel-embel gambar bendera Saudi dan Israel. Parah!

Apa Sebenarnya yang Terjadi?

Proyek itu sebenarnya adalah proyek yang direncanakan oleh Israel karena melihat potensi bisnis transportasi. Tiap hari, ratusan truk pengangkut barang dari Turki tiba di pelabuhan Haifa, Israel, dengan menggunakan kapal ferry. Truk-truk itu selanjutnya masuk ke Yordan dan ke negara-negara Arab lainnya untuk membawa barang-barang kebutuhan konsumsi. Peluang inilah yang dilirik oleh Israel.

Jadi Israel berencana menghubungkan antara pelabuhan Haifa hingga ke perbatasan Yordania. Selanjutnya, Yordania akan menghubungkan jalur ini ke dua jalur kereta api yaitu jalur ke Irak dan jalur ke Saudi. Untuk jalur Yordania akan didanai sendiri oleh Yordania.

Israel menawarkan proyek mereka kepada beberapa negara yang mau menjadi investor terhadap proyek ini, salah satunya adalah Jepang. Jadi proyek ini murni bisnis Israel, dan murni didanai dari investor yang diusahakan oleh Israel sendiri. Tidak ada hubungannya dengan Saudi.

Kok Bisa Negara Arab Membuat Jalur Kereta Dengan Israel?

Jalur kereta ini sebenarnya jalur kereta yang pernah dibuat oleh kerajaan Turki Utsmani bekerjasama dengan Inggris. Jalur ini kemudian ditutup oleh Inggris ditahun 1946. Jadi hater Saudi jangan gembira dulu. Penganut Syiah juga jangan keburu tepuk tangan, karena jalur kereta api ini melalui Irak yang notabene saat ini dipimpin rezim Syiah.

Link:

Ditulis oleh Ismail Rajab

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*