Wanita di Area Publik Arab Saudi

Bagaimana kedudukan wanita di ruang publik Arab Saudi?

Sebagian orang yang terbiasa dengan keumuman yang dilihatnya di banyak negara di dunia, pada awalnya akan merasa heran atau bahkan mencelanya.

Di banyak tempat umum, aturan di Arab Saudi selalu memisahkan antara laki-laki dan perempuan. Baik itu di pusat perbelanjaan, antrian restoran, kasir toko pakaian, sampai pelayanan bank pun tersedia khusus untuk wanita yang tidak bercampur dengan laki-laki.

Masjid pun demikian, tempat shalat perempuan dan tempat wudhunya, berbeda gedung atau berbeda lantai dan pintu masuknya, sehingga antara jemaah pria dan wanita tidak akan terlihat saat di dalam masjid.

Yang kadang “menjengkelkan,” wanita kadang “lebih sakti” dari polisi lalu lintas. Jika didapati remaja putri atau ibu-ibu bermaksud menyeberang jalan, dipastikan mobil akan mengalah mempersilahkannya untuk menyeberang meski tiba-tiba.

Dari sisi pakaian, wanita di Arab Saudi pun umumnya masih menutup muka menggunakan cadar (niqab). Meskipun, di kota-kota besar seperti Jeddah dan Riyadh, mulai tampak keberanian sebagiannya melepaskan niqab.

Pintu masuk khusus perempuan di sebuah gedung
Bank khusus perempuan yang dilayani oleh pegawai bank perempuan
Pembagian ruang di restoran cepat saji; untuk perempuan di Family Section
Restoran yang memberikan ruang khusus untuk kelularga (perempuan)
Antrian kasir yang dipisahkan, khusus perempuan
Antrian kasir di sebuah restoran cepat saji dibedakan berdasarkan jenis kelamin
Salah satu restoran yang menyediakan ruang khusus untuk keluarga tidak bercampur

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*