Empat Negara Muslim Dunia yang Melarang Perayaan Natal Dan Tahun Baru

Perayaan Natal dan Tahun Baru setiap akhir bulan Desember sering kali menimbulkan perdebatan atas nama toleransi beragama. Utamanya, kaum muslimin yang berkeyakinan mentauhidkan Allah dan dilarang ber-tasyabuh (meniru-niru) kebiasaan yang dikhususkan kaum kafir dalam rangka ibadah atau maksud tertentu.

Tercatat dalam buku “The World Book Encyclopedia” vol.14 hal. 237, dijelaskan: “Semenjak abad ke 46 SM, Raja Romawi Julius caesar menetapkan 1 Januari sebagai hari permulaan tahun. Orang Romawi mempersembahkan hari 1 Januari kepada janus, dewa segala gerbang pintu-pintu dan permulaan (waktu).”

Tidak salah jika, ada empat negara muslim di dunia yang melarang diselenggarakan perayaan natal dan tahun baru dengan alasan syar’iat Islam. Negara mana sajakah itu? Tonton videonya di bawah ini (abaikan musiknya).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*