Presiden Mahmoud Abbas Menegaskan Kembali Posisi Saudi Terhadap Palestina

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas pada hari Jumat (22/12) menegaskan kembali posisi Saudi atas kepentingan Palestina.

Dalam pertemuannya dengan Presiden Prancis Emmanuel Macaron di Paris, dia mengatakan bahwa Arab Saudi “tidak pernah terlambat mendukung rakyat Palestina dan mendukung hak mereka di segala aspek.”

“Arab Saudi, seperti yang Anda semua tahu, memiliki hubungan yang erat sejak tahun 1940an dengan Amerika, keduanya tidak pernah adan masalah, namun satu-satunya perselisihan di antara mereka adalah masalah Palestina,” katanya pada sebuah konferensi pers di sela-sela pertemuan puncak Perancis-Palestina.

Dia menjelaskan bahwa “Arab Saudi mendukung solusi khusus untuk kepentingan Palestina,” dan bahwa “tidak pernah ragu untuk mendukung rakyat Palestina di segala bidang.”

“Orang-orang Saudi selalu mendukung rakyat dan negara Palestina, mereka selalu memberi tahu kami, ‘Apa yang Anda inginkan? Kami bersamamu, kami tidak akan mencampuri urusan dalam negeri Anda.’ sementara yang lain ikut campur urusan dalam negeri kami.'”

“Raja Salman bin Abdul Aziz mengatakan kepada saya, bahwa kita tidak akan menyelesaikan masalah Timur Tengah sebelum berdiri negara Palestina, dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya. Ini selalu diulang-ulangi oleh Raja Salman dan Pangeran Mahkota Arab Saudi,” kata Abbas.

Presiden Palestina baru-baru ini mengunjungi Arab Saudi dan mengadakan pembicaraan resmi dengan Raja Salman di mana pihak Saudi menegaskan kembali sikap tegas kerajaan tersebut mengenai isu Palestina dan hak sah rakyat Palestina untuk mendirikan negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya. ajel

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.