Arab Saudi Menegaskan Kembali Dukungannya Untuk Palestina

Hari Rabu (20/12), Raja Salman menerima kunjungan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Istana Al-Yamamah di Riyadh, Arab Saudi.

Dalam pertemuan tersebut, Salman menegaskan kembali dukungan Arab Saudi untuk Palestina, bahwa rakyat Palestina memiliki hak yang sah untuk mendirikan sebuah negara yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya. Kedua pemimpin tersebut juga mengeksplorasi perkembangan terakhir di wilayah Palestina.

Pada hari Kamis (21/12) ini, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang berjumlah 193 anggota akan mengadakan sebuah pertemuan darurat atas permintaan negara-negara Arab dan Muslim. Pertemuan ini dimaksudkan untuk memberikan suara atas draft resolusi yang diveto oleh Amerika Serikat pada Senin (18/12) di Dewan Keamanan yang memiliki 15 anggota.

14 anggota dewan lainnya telah memilih resolusi yang disusun oleh Mesir, yang menyatakan “penyesalan mendalam atas keputusan baru-baru ini mengenai status Yerusalem.”

Utusan Palestina untuk PBB, Riyad Mansour mengatakan bahwa dia mengharapkan “dukungan yang luar biasa” atas tindakan tersebut yang menyatakan bahwa Yerusalem adalah sebuah isu “untuk diselesaikan melalui negosiasi” antara Israel dan Palestina.

“Tentang penentuan nasib sendiri, saya berharap kita mendapat dukungan dari sekitar 180 negara, mengenai kedaulatan pemungutan suara dari 160 wilayah tersebut, dan dalam isu Yerusalem saya memperkirakan 170 negara akan bersama kita yang menentang veto AS,” Kata Mansour ke Arab News.[]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.