Pencanangan “One Day Songkok” dalam Kegiatan Temu Mahasiswa dan Tim KJRI Jeddah

Kamis, 16 November 2017 merupakan hari istimewa bagi mahasiswa baru Indonesia yang diterima di Universitas Islam Madinah. Hari itu secara resmi para mahasiswa yang baru saja tergabung dalam PPMI Madinah secara resmi diterima dan diperkenalkan dengan Konsul Jenderal RI Jeddah dan jajarannya, melalui forum silaturahmi dan diseminasi Keimigrasian dan Kekonsuleran yang diselenggarakan khusus bagi para mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Islamic University of Madinah.

Acara yang dimulai selepas solat Maghrib ini dihadiri hampir 400 peserta, M. Hery Saripudin (Konjen RI Jeddah), Rahmat Aming Lasim (Kepala Kanselerai), I. Ismoyo (Staf Teknis Imigrasi), Ainur Rifkie Madani (Pelaksana Fungsi Konsuler-III) dan jajaran lainnya, serta para mahasiswa dan pengurus PPMI saat ini dan sebelumnya.

M. Hery Saripudin dalam pengarahannya berpesan kepada para mahasiswa untuk bersyukur atas kesempatan beasiswa ini dengan mengejawantahkan untuk belajar sebaik dan setingginya. “Yakinlah 10-15 tahun ke depan para mahasiswa akan menjadi bagian penting penerus bangsa dan pemerintahan. Kalianlah yang akan menggantikan kami”.

Tidak lupa Konsul Jenderal mengingatkan menjaga citra bangsa, santun, menghormati hukum dan peraturan negara setempat, dan membangun aware rasa kepedulian dengan WNI lainnya yang beragam masalahnya di Saudi Arabia ini.

Kesempatan pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk penyerahan data lapor diri secara simbolik oleh mahasiswa baru serta pencanangan resmi program “one day Songkok setiap Senin bagi semua mahasiswa anggota PPMI” dari pagi hingga malam. Gerakan ini merupakan inisiasi Ketua seksi olahraga dan budaya, Sdr. Dimas Sudibyo yang bertujuan untuk menunjukan jati diri bangsa Indonesia dengan memakai songkok sehari penuh.

Para mahasiswa baru juga berkesempatan mendapatkan gambaran para seniornya yang telah menyelesaikan pasca sarjana, melalui pemaparan Acara Disertasi S3 Doktoral Sdr. Abdullah Roy Grafika Penataran dan Tesis S2 Sdr. Ariful Bahri.

Puncak acara adalah penyampaian materi diseminasi oleh KJRI Jeddah di mulai dari Fungsi Konsuler dibawakan langsung oleh Rahmat Aming Lasim Pelaksana Fungsi Konsuler-2 dengan Materi berjudulkan “Welcoming Program,” yang berisikan penyambutan mahasiswa baru dengan tugas dan tanggung jawab sebagai WNI yang berada di luar negeri, mematuhi peraturan negara setempat, dan gambaran permasalahan WNI di Saudi Arabia.

Sesi kedua pemaparan oleh Ismoyo, yang memberi gambaran seputar pelayanan keimigrasian di KJRI Jeddah dan kewarganegaraan, serta peran penanganan masalah WNI secara tersinergi dengan fungsi lainnya seperti Kekonsuleran.

Diskusi tanya jawab merupakan akhir dari Diseminasi dengan beberapa pertanyaan antara lain oleh Sdr.Laksamana, bertanya seputar masalah visa ke saudi yang gratis maupun yang dikenai biaya dan biaya penerbitan iqamah. Selanjutnya pertanyaan dari Sdr. Rian Ade Putra asal Lombok yang menanyakan masalah penggantian paspor habis masa berlaku, apakah dapat dilakukan dengan sekali datang dan prosedurnya. Dan juga Abdullah yang menanyakan bagaimana pengajuan visa ke negara lain dari Saudi Arabia.

Acara ditutup dengan ramah tamah dan makan malam bersama. KJRI Jeddah secara berkesinambungan akan terus menjalin program forum silaturahmi bersama PPMI Madinah mendatang.

Sumber: FB KJRI Jeddah

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.