Lebih Dari 23 Ribu Eskpatriat Pelanggar Izin Tinggal dan Bekerja Diringkus Dalam 72 Jam Terakhir

Pihak Keamanan Arab Saudi mengumumkan telah berhasil menangkap sebanyak 23.938 orang yang melanggar izin tinggal, bekerja dan menerobos masuk negara Arab Saudi secara ilegal. Mereka yang terjaring kampanye “Nation Without Violators” (negara tanpa pelanggar) ini dari seluruh wilayah di Arab Saudi, sejak dicanangkan pada hari Rabu (15/11) lalu.

Dijelaskan pula, bahwa angka ekspatriat yang tertangkap tersebut meliputi 15,702 melanggar izin tinggal (iqomah), 3.883 orang menerobos batas negara Saudi secara ilegal, dan 4.353 pelanggar kerja yang tidak sesuai dengan profesi seharusnya.

Berdasarkan wilayah penangkapan, Provinsi Makkah yang paling banyak terjaring operasi ini, yaitu sebesar 42%. Sementara kota Riyadh sebanyak 19%, wilayah Asir 11%, Jazan 6%, dan 5% tertangkap di Wilayah Timur.

Dalam keterangannya, pihak keamanan dari Direktorat Paspor Kementerian Dalam Negeri mengungkapkan bahwa dari ribuan pelanggar tersebut, didapati sebanyak 394 orang yang menerobos perbatasan Saudi secara ilegal. Baru sebanyak 8.433 orang yang terjaring dalam operasi ini tengah diproses secara administratif, dengan rincian 7,791 berjenis kelamin laki-laki dan 942 wanita.

Dalam laporan portal online Akbar24, tidak disebutkan asal negara mereka yang terjaring. Tapi dipastikan sebanyak 25 warga Saudi turut diamankan karena ikut terlibat menampung dan mendistribusikan ekspatriat bermasalah tersebut. (akbar24)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*