Mulai 3 Desember 2017 Wajib Kursus Mengemudi Untuk Mendapatkan SIM di Arab Saudi

Direktorat Jenderal Lalu Lintas (Murur) Arab Saudi mengumumkan peraturan baru yang mengharuskan kursus mengemudi bagi yang ingin mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM). Sebagaimana yang dilaporkan surat kabar Makkah (12/11), pemberlakuan ini efektif mulai 3 Desember 2017 bagi siapa saja tidak terkecuali, baik yang dianggap sudah bisa menyetir mobil maupun yang belum sama sekali.

Kursus ini mengharuskan calon pemilik SIM belajar tentang teori mengemudi selama 30 jam bagi yang mempunyai pengalaman mengemudi, 90 jam bagi pemula, dan 120 jam bagi calon pemegang SIM yang dianggap buruk. Dalam keterangan persnya, Murur mewajibkan maksimal 3 jam perhari untuk sampai pada batas masa kursus tersebut.

Hal ini sesuai penjelasan Mohammed Al-Bassami, juru bicara Murur, yang mengatakan bahwa pelatihan intensif selama 90 jam bagi mereka yang baru bisa menyetir dan yang telah cukup mahir mengemudi akan mendapat pelajaran selama 30 jam. Sesi pelatihan akan ditambah menjadi 120 jam bagi mereka yang dianggap perlu belajar lebih baik untuk mendapatkan SIM.

Terkait dengan kursus tersebut, perusahaan jasa untuk teknis pelatihan dan kejuruan (TVTC) telah mengumumkan akan menyelenggarakan pelajaran mengemudi untuk siswa perempuan di berbagai perguruan tinggi di Arab Saudi. Hal ini sebagai tindak lanjut dari dekrit kerajaan yang mengizinkan perempuan mengemudi, mulai 24 Juni 2018, tahun depan. [makkahnewspaper, saudigazzete]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*