Tinggal Lama di Saudi Tetapi Belum Bisa Bahasa Arab?

Guru kami dulu mengingatkan, “kami memberikan kalian ilmu hanya sedikit, tetapi kami berikan kalian kunci untuk membuka gudang ilmu.” Pada waktu kelulusan, guru kami menitahkan agar rajin pergi ke toko buku, perpustakaan, karena di sanalah gudangnya ilmu.

“Kunci” yang dimaksud di atas adalah bahasa. Karena sungguh, dengan bahasa kita mampu kuasai dunia. Dengan kunci inilah, jendela dunia terbuka, wawasan pengetahuan menjadi luas.

Menjadi TKI di Arab Saudi bukanlah halangan untuk meraih “kunci” tersebut. Justru inilah kesempatan mencari “kunci” yang barangkali sempat hilang sebelum merantau ke Saudi. Utamanya, mempelajari bahasa Arab, di mana TKI tinggal di lingkungan yang sangat kondusif mempelajarinya.

Bahkan, dewasa ini, aplikasi di smart phone, website, grup WA, dan banyak lagi sarana untuk belajar. Di pusat kultural dan kebudaan Islam yang mempunyai kantor di setiap kota Saudi, juga merupakan tempat di mana TKI bisa belajar bahasa Arab.

Sebagian orang meremehkan mempelajari bahasa Arab, dengan alasan bukan hal yang sangat penting dan dibutuhkan di era global zaman ini. Tetapi, orang yang cerdas akan selalu melihat visi yang lebih jauh dan abadi. Perhatikan tulisan pada papan tulis pada gambar di atas, inilah artinya:

Mereka berkata: “miskin orang yang tidak mengerti bahasa Inggris, akan kesulitan memahami perkataan manusia.”

Dan aku katakan: “miskin orang yang tidak mengerti bahasa Arab, akan kesulitan memahami perkataan Rabb manusia.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.