Membuat Surat Izin Mengemudi (SIM)

Sebagian warga Indonesia yang berdomisili di Arab Saudi belum mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM). Sebagaimana di Indonesia, setiap orang yang akan mengemudi roda empat, diharuskan memiliki SIM sesuai dengan jenis kendaraannya. Bagi Anda yang ingin mendapatkan SIM Arab Saudi, berikut caranya.

Mendaftar di Sekolah Mengemudi Terdekat

Sekolah mengemudi terdapat di setiap kota di seluruh Arab Saudi. Di beberapa kota besar, loket pendaftaran bisa antri mengular. Maka, Anda bisa cari informasi kota kecil terdekat yang tidak memerlukan antri berjam-jam.

Siapkan dokumen yang diperlukan saat mendaftar, di antaranya:

  • Formulir pendaftaran yang bisa didapatkan di sekolah mengemudi
  • Siapkan 4 foto, ukuran (4X6) cm.
  • Siapkan SIM asli dari Indonesia (bagi yang telah memiliki SIM A di Tanah Air) dan terjemahan dalam bahasa Arab dari penerjemah tersumpah.
  • Siapkan kopi Kartu Izin Tinggal (Iqama) and paspor
  • Bawa surat keterangan dari sponsor (kafil) bahwa Anda diizinkan untuk mengemudi
  • Membayar biaya pendaftaran (+ 100 SR/formulir)

Mengikuti Sekolah Mengemudi

Setelah formulir diperiksa dan dianggap memenuhi syarat, Anda akan diberi jadwal untuk mengikuti kelas teori kursus mengemudi. Teori mengemudi di kelas ini bisa dilewati jika Anda telah memiliki SIM A dari Indonesia (transfer). Tetapi jika Anda belum memiliki SIM sebelumnya di Tanah Air, maka butu beberapa hari sesuai jadwal yang ditentukan mengikuti kelas kursus tersebut.

Ujian Teori Rambu-rambu Lalu Lintas

Setelah dinyatakan cukup mengikuti kelas teori mengemudi, Anda akan diminta datang lagi di waktu yang telah ditentukan untuk mengikuti ujian teori. Bagi Anda pemegang SIM A yang telah diterima dengan terjemahannya, langsung mengikuti ujian teori ini.

Ujian teori ini tidak terlalu sulit, karena menggunakan bahasa ibu kita, bahasa Indonesia. Materi ujian yaitu membaca rambu-rambu lalu lintas. Anda hanya diminta menjawab satu dari 5 pilihan ganda di depan layar komputer (seperti mesin ATM). Dari 20 pertanyaan yang diajukan, Anda tidak boleh salah lebih dari 5 pertanyaan. Jika keliru menjawab 5 kali, maka ujian Anda gagal dan diharuskan mengikutinya lagi di lain waktu.

Ujian Praktek Mengemudi

Setelah dinyatakan lulus dengan mengantongi selembar nilai dari “polisi murur,” selanjutnya menuju ke lokasi ujian praktek mengemudi. Pada ujian ini, Anda diharuskan mengendarai mobil yang telah disediakan; berjalan lurus, berhenti di perempatan, berputar, sampai terakhir memarkir kendaraan di tempat yang hanya cukup untuk satu kendaraan Anda saja.

Mengambil Hasil Ujian & Membayar Biaya SIM

Setelah menyelesaikan serangkain ujian teori dan praktek di atas, saatnya Anda mengambil berkas hasil ujian tersebut. Umumnya, hasil ujian dapat diperkirakan dari ekspresi polisi murur yang mengawasi jalannya ujian praktek Anda. Kepastiannya, saat Anda menerima berkas hasil ujian. Jika lulus ujian praktek, maka segera bayar melalui ATM biaya SIM sesuai masa berlaku mulai 2 tahun (200 SR), 5 tahun (400 SR) atau 10 tahun (600 SR).

Ujian Kesehatan Mata

Terakhir, Anda diminta untuk memeriksakan kesehatan mata Anda di rumah sakit yang ditunjuk. Materi ujiannya, membaca sebuah gambar tertentu yang awalnya besar sampai mengecil. Jika dokter merekomendasikan Anda memperolah SIM, maka selesai sudah ujiannya dan kembali lagi ke sekolah mengemudi untuk mengambil kartu SIM. Mabruuk!

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.